31 December 2010

Dear 3-05


Dear 3-05,
It's been very grateful to me this semester.
You give me the best experience of being a captain of the class.
I'm very thankful for the trust you give me, for each piece of many things that happened.
Good and bad,
glad and sad,
great and mad.
:)
Dear 3-05,
I'm very proud of our solidity,
of our sometimes-chaos-but-we-still-made-it cooperation,
of our brainstorming.
I'm very proud of every little thing we do and decide together,
each smile,
each shout,
each laugh, even burst of uncontrolled laugh..
:)
Dear 3-05,
Thank you, for everything.
I love you.
I really do.
:')
Oh how can i hold the tears as i'm writing this right now?

30 December 2010

pic was taken from here

Dear Arif Suyono, please don't you cry like that. The team might lost in the match, but not in our heart. Don't you know how proud we are of you guys are? Don't you know that our passion is same as yours? The heartbeats, how our body was shook every time we watch you guys play on behalf of Indonesia's name?
Dear Arif Suyono,
please shed the tears.
We are very proud of Garuda.
And we still want Nurdin takes his ass off from PSSI.

Garuda di hatiku :')

IN-DO-NE-SIA! Jeng jeng, jeng jeng, JENG!!
Begitulah kira-kira sorak sorai gegap gempita gemuruh riuh yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia malam ini. Tsaaah, udah cakep ya opening saya di postingan kali ini ya? Cocok udah nih ya jadi komentator, ya?
*sisir poni, berdehem jumawa*
Malam ini, seperti yang kita semua ketahui, adalah malam final piala AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia. Menurut saya, malam ini adalah malam paling 'merah' selama tahun 2010 ini. Sungguh ciamik, melihat dominasi warna di bangku penonton GBK adalah merah, bukan batik seperti yang diisukan selama ini akan terjadi. Iyalah, siapa yang mau nonton bola jejingkrakan gerah-gerah dalam balutan bahan batik yang kurang bisa menyerap keringat itu? Lagian kan malu kalo ada kejadian kayak gini:
Penonton Berbatik: "GOAAAAAAALLL!!"
Penonton Berkaos: "GOAAAAAAALLL!!"
Penonton Berbatik: *angkat-angkat tangan bersorak sorai gembira* *tiba-tiba* "KREEEEEEK!!!"
Penonton Berkaos: *lompat jejingkrakan, salto di udara, sikap lilin dan kayang dengan sempurna* "Eh, lo kenapa, Sob?" *iye, emang penonton berkaos ini agak sok asik*
Penonton Berbatik: "Ketek batik gue sebelah kiri sobek, Bos. *ho oh, pembaca, penonton berbatik ini juga gak kalah sok asiknya*
Lalu, goal kedua....
Penonton Berbatik: "GOAAAAAAAAL!!"
Penonton Berkaos: "GOAAAAAAAAL!!"
Penonton Berbatik: *Angkat-angkat tangan kanan karena lengan tangan kirinya udah sobek* *tiba-tiba* "KREEEEEEK!!"
Penonton Berkaos: *lari keliling lapangan GBK, minta foto bareng Luna Maya, dadah-dadah ke Manohara* "Lo kenapa lagi, Sob?"
Penonton Berbatik: "Ketek batik gue sebelah kanan sobek, Booos!"
Penonton Berkaos: "Lah elu sobek aja dua-duanya, kan lebih adem itu ketek, bisa dadah-dadah ke kamera kalo disorot"
Penonton Berbatik: "Gue belom cukur, ntar emak gue di rumah kalo nonton gue dadah-dadah dengan ketek gondrong, bisa diusir dari kampung.."
Penonton Berkaos: .....
Baiklah, tadi adalah distraction yang cukup dapat menjadi alasan para pembaca untuk meninggalkan saya. Tapi eittss, jangan kemana-mana dulu! Saya masih punya doorprize untuk postingan kali ini untuk pembaca yang setia..
*pembaca kembali duduk manis*

Oke, sekarang posting serius.
Nah, seperti yang kita semua tahu juga, Tim Garuda harus menerima kekalahan di Stadion Bukit Jalil, Malaysia tanggal 26 Desember kemarin. Banyak yang bilang ini semua gara-gara sinar laser warna hijau yang 'menyerang' mata kiper kita, Markus, beberapa kali. Pertandingan juga sempat berhenti. Markus akhirnya protes kepada wasit tentang sinar laser yang mengganggu itu. Tapi pada akhirnya, pertandingan tetap berjalan, dan Indonesia kalah 3 poin dari Malaysia. Itu juga yang saya lihat, konsentrasi pemain TimNas kita sudah terganggu sehingga mainnya jadi acak-acakan. I wasn't disappointed, tapi sangat menyayangkan ulah yang tidak sportif itu. Apalagi ketika ada petasan yang dilempar ke tengah lapangan. Pas ada suara JEDARRRRRR dan terlihat ledakan petasan, GUE BENGONG LOH BOK!! First thing came from my mind was, "Hanjir, itu gimana caranya petasan masuk ke dalem stadion? Apa jangan-jangan itu ibu-ibu bunting yang mendadak melahirkan prematur tapi ternyata dia hamil petasan bukan hamil orok?". Kalo di sini mah itu namanya petasan teko. Coba diliat di bawahnya, kalo ada tulisan "Made in Cicaheum", berarti kita patut bangga produksi bangsa kita sudah berlevel mancanegara..
*salah fokus*
*dijejelin petasan sekardus*

Lanjut. Pembaca yang pindah ke link lain, saya sih bilangin aja, rugi loh gak dapet update dari saya..
*mata mengedip sebelah, pose senyum 3 jari ke arah kamera*
Tapi saya akui, permainan Malaysia juga oke. Favorit saya, Safee. Larinya kenceng, tenaganya juga kuat. Tendangannya gak pernah ragu-ragu. And, about the goalkeeper.. APA-APAAN ITU KIPER UDAH MIRIP VJ DANIEL JAGO BANGET  PULAK??! Saya bengong liat ada goalkeeper yang setangkas itu. Konsentrasinya bagus, fokusnya juga oke, dan yang paling penting, dia nggak suka maju-maju ninggalin gawang. Oh, Markus, bukannya saya gak cinta sama kamu nih, ya, tapi, kamu terlalu 'centil' nyamper-nyamperin bola. Apa biasanya sama Kiki kamu......ah, lupakan.

Lalu, tentang pertandingan hari ini, saya puas. Sangat puas. Saya nonton bareng sama Carol, Diana, Mahesa dan Rendy. Dari tempat nobar aja udah keliatan warna merah semua. Pas liat big screen(karena nontonnya di cafe, kalo nontonnya di pos RW terdekat sih saya akan nulis 'pas liat tv 14 inch dengan kualitas seadanya') GBK didominasi warna merah. Saya merinding, Gan. Pas Indonesia Raya dinyanyikan, saya merinding lagi. Pas lagi pesen French Fries, saya makin merinding. Ternyata belakangan saya ketahui, leher saya dikelitikin sama Carol. Damn you, biatch. Eh iya anyway, Carol ini masih single, loh. Umurnya 20 tahun, kulit putih, tinggi semampai, mendamba laki-laki dewasa yang bisa menghadapi dia yang banyak maunya.
*dijambak Carol, diseret, diceburin ke Sungai Nil*

Lanjut.
Pertama match mulai, keadaan sangat heboh. Gol gak gol tetep teriak. Ngerti gak ngerti tetep komentar. Oke, itu bukan saya maupun teman-teman saya, tapi penonton di belakang meja saya.
Sempet geregetan sama poninya Arif Suyono beberapa tendangan ke arah gawang Malaysia tapi gak gol dan tendangan pinalti Firman Utina yang bahkan gak nyolek tiang gawang. Tapi seperti yang sudah saya tulis pada paragraf di atas, goalkeeper Malaysia sungguh berkualitas. He plays like there's no other thing but the ball and himself. Fokusnya bagus, saya rasa dia dulunya sering bertapa di bawah air terjun di dalam kandang macan untuk melatih fokus dan awareness-nya.
*dijorokin dari puncak Gunung Himalaya*
Gocek kanan-kiri, nendang berkali-kali gak goal, geregetan sendiri, akhirnya Nasuha mencetak goal di menit keberapa saya lupa. Keadaan gegap gempita, teriakan dan histeria dimana-mana. Sempat dapat serangan balik, tapi ternyata M. Ridwan mencetak gol cantik kedua untuk Indonesia. Sekali lagi, teriakan IN-DO-NE-SIA!! membahana dimana-mana..

Well, walaupun pada akhirnya Indonesia kalah, tapi saya pribadi merasa bangga. Saya melihat pemain TimNas kita play like there's no tomorrow. Semangat banget! Dan yang paling penting adalah, gak keliatan capek atau mental down. Kalau dulu-dulu sih yang saya perhatiin, pemain Indonesia itu ciri khasnya adalah, kalo udah kebobolan satu gol, pasti langsung lemes, mainnya kayak nggak niat, males-malesan, rasa-rasanya dulu tuh kalo saya nonton bola, cuma tahan 15 menit paling lama, abis itu pindah nongkrongin Fitri sama Farrel yang bersatu menyatukan cinta mereka. Karena ya itu, pemain Indonesia cepet capeknya, mental juga cepet down.. Tapi di piala AFF ini, menurut saya Indonesia memiliki progres yang sangat sangat bagus. Banyak orang yang dari mulanya meremehkan kekuatan TimNas kita jadi heboh sendiri mengelu-elukan nama anggota tim kita. OH AND I LOVE ALFRED RIEDL! Walaupun mukanya cemberut terus, but he does a great great job to our team. Baru kali ini saya nonton kekalahan tapi tidak merasa kesal. You play good, Garuda. You did a very right thing to them, Mr. Riedl. Saya ngebayangin gimana kerasnya si Opa dalam menerapkan disiplin ke pemain-pemain Indonesia yang *uhuk* biasanya *uhuk* sangat bermasalah dengan ketepatan waktu dan kedisiplinan *uhuk*.
*disambit obat batuk*
Tapi, TimNas sudah mengharumkan nama Indonesia di mata internasional. Kita bermain 'bersih' dengan supporter yang tertib. Nggak ada tindak anarkis sedikitpun dalam menerima kekalahan. Tidak ada laser atau petasan atau barang berbahaya apapun, walaupun saya yakin setengah modar kalo ada "The Red Flare" yang dinyalakan pasca goal Nasrudin, tapi nggak disorot kamera karena Indonesia bisa didenda akan hal itu. Yah, setidaknya walaupun kita kalah, kita tidak dipecundangi oleh supporter negara sendiri DAN tidak menanggung malu di mata dunia cuman gara-gara sinar laser seiprit ATAU petasan yang belum tentu "Made In Cicaheum". Indonesia kalah, namun tertib. That's the point :')
Nah, oke ya kata-kata saya, ya? Ya? Udah cocok jadi tim penasihat PSSI dong nih ya? Apa? Nurdin Halid belum mundur? Oke, lupain aja. Saya mau jadi tukang cangcimen tetap aja di GBK. Cangcimen cangcimen cangcimen, kacang kuwaci permen..

Once again, thank you, Garuda. The whole Indonesia's really prrrrrrrrroud of you all. Indonesia for World Cup? Who'll doubt bout this? :)

VIVA LA GARUDA!! TURUNKAN NURDIN!!

27 December 2010

Harry and The Potters

Jadi ceritanya, saya lagi iseng browsing di youtube, dan tiba-tiba menemukan video yang menakjubkan dari salah satu band yang namanya..
Sebentar, saya seruput kopi dulu..
Udah, siap?
Sebentar, pulsa saya abis ternyata. Saya beli pulsa dulu.
*digetok. KELAMAAN!*
Oke, oke.
Nah, nih dia ya.
Nama band nya adalah.....
HARRY AND THE POTTERS.
Jedar.
Bumi gonjang ganjing.
Iya, iya, saya ngaku, sebelumnya saya browsing pake keyword 'The Potters'. Iya, band lokal kita yang vokalisnya mirip Kiki Farrel tapi saya gak tau ada sedikit nyenggol mirip Kiki Amalia apa enggak..
Eh baidewey ya bok, Kiki Amalia itu ya masa ya........
*mulai terdistraksi untuk gosip, naluri emak-emaknya keluar*
ENIWEYYYYYYY,
here's the video:

"I am Harry Potter"
Ini semacam 'lagu perkenalan' kali ya..



Dan, video kedua..
"Save Ginny Weasley From Dean Thomas"
It's an WTH song: What The.....HHMMMPPPHHH???
*nahan ketawa setengah modar, karena postingan ini belom selesai*



Masih ada satu lagu lagi yang akan saya share. Lagu terakhir adalah..

"Voldemort Can't Stop The Rock"

Pertama kali nonton video ini, saya semacam excited.
Siapa yang bisa menggambarkan betapa beraninya mereka sama Voldemort dalam 1 lagu?
Sekitar 1 menit setengah mereka ngemeng sana ngemeng sini..
Sampai akhirnya mulailah mereka nyanyi.
"Voldemort can't stop the rock"
"Voldemort can't stop the rock"
"Voldemort can't stop the rock"
....
Gitu terus lagunya.
Sampai selesai.
1 detik berlalu..
Detik berikutnya...
Masih berjalan..
Lalu...
MUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAH GUOBLOOOOOOSSSSSSSSSSSS!!!!
Saya ngakak, sodara-sodara sekalian.
BAND MACAM APA INI????
=)) =)) =))
*emotikon diatas merupakan penggambaran dari ROTFL: Rolling On The Floor Laugh a.k.a NGG: Ngakak Guling-Guling. Iya, singkatannya memang terbaca sedikit seperti erangan atau ngeden gitu.. NGGGGG, iya gak usah diulang juga kali. Iya maap, saya hilap.

Yak. Sudah sampai sini saja dulu perjumpaan kita kali ini, pembaca. Saya, penulisnya, mau undur diri dulu. Mandi lah. Belom mandi dari kemarin. Apa? Jorok? Dih, siapa yang jorok, saya itu justru cinta lingkungan dengan mengirit pemakaian air untuk hal yang tidak dibutuhkan, tauk!!
*disambitin gayung*
Baiklah, i'm off to go. Ciao!

Voldemort can't stop the rock..
Voldemort can't stop the rock..
Voldemort can't stop the rock...
INI LAGU KENAPA GAK ADA BERHENTINYA DI KEPALA SAYA SIK???
*jedotin kepala sendiri ke tembok*
*pingsan dengan anggun*
*maka dari itu, postingan ini benar-benar berakhir*

26 December 2010

The Big Small Things

The title is an oxymoron, I know -but I just can't help but to wonder that small things matter the most.
While most of people I know are competing to be on the superlative list (the most wealthy, the most pretty, the most creative et al), I stumble upon a person who reminds me that the best things are not those A-list common qualities. But and instead, the tiny details that I forget to notice.
The wealthiest people Forbes ever published are as rich as me, for we breath the same air. The pageants' winners are as beautiful as me, for we made of the same biochemicals chains. The sufis are as spiritual as I am, for we are have the same Creator.
It takes a very ordinary person to makes me realize an extra ordinary thought. A simple and humble one, who I happen to fall in love with.

I took this note from a great friend of mine, Fatima  Alkaff, who posted it on facebook. Yes, a short but meaningful writing. And i do hope that i'll fall in love again with that kind of person you're fallin in love with, Fatima. But a single one. #sweetsmile

24 December 2010

Christmas

Pic was taken from here

Today's christmas eve! Aye ayeeeee.
Merry christmas to all of you which celebrate it. Spread the love, spread the smile!
:D
Also,
Merry Christmas to my colorful sister and monochrome brother.
May this christmas gives you both more blessings, more happiness and joy to your life. And i just can't wait for our celebration tonight! Tee-hee.

Love
-a-

20 December 2010

The Goal


Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan post tentang goal yang bikin bengong dari Christian Gonzales semalam. Beneran, loh. Saya bengong. Here you go, enjoy the video!
:D

19 December 2010

Dif.

Apa yang membuat orang berpendapat?
Peristiwa, sesuatu yang menarik perhatian mereka.
Tapi apa yang membuat seseorang menjadi tidak menyenangkan?
Pola pikir yang bertentangan? Ketidaksukaan?

Menjadi tidak menyenangkan itu bukan pilihan, tapi 'hukuman'.
Ketika semua orang berpendapat sama, tapi yang kamu miliki berbeda.
Ketika para mayoritas menyuarakan keseragaman sedangkan kamu tidak tersorot sedikitpun di pojokan.

Jangan sedih, teman.
Kamu bukannya tidak berarti, hanya mereka yang tidak punya hati.
Bahwa menjadi berbeda, bukanlah sesuatu yang hina.
Bahwa perbedaan yang kamu miliki adalah anugerah, bukan sesuatu yang membuat resah.
Kamu memang sendiri, tapi kamu berani.

Biarkan mereka yang membencimu di luar sana.
Yang harus kamu lakukan bukanlah menanam kebencian yang sama,
melainkan menunjukkan bahwa tiap cangkir kopi bahkan memiliki takaran gula yang berbeda.

Jangan menunduk, sinar matahari di luar sana tertahan oleh gorden jendela kamarmu yang tertutup.
Ayo bergerak, ajak perbedaan untuk bersorak!

This post is dedicated to those who think that difference and being different isn't beautiful. Cheer up :)

08 December 2010

pic was taken from here

I WANT THIS NAIL ART I WANT THIS I WANT THIS, MR. PRESIDENT!!
*lah?*

07 December 2010

pic was taken from here

How long am i gonna be awake if i drink this cup of....*burp* coffee?
=))
pic was taken from here

I love the super teal sky!
:D

pic was taken from here

Don't know why, i wanna eat durian after i saw this pic..
*drools*

pic was taken from here

Why you look so sad, burst of laugh?
#oxymoron

pic was taken form here

I want these right now:
Bleki, good wi-fi connection, sticks of cigarettes, my cup of coffee, and.. your cup of coffee.
Enjoy the rest of the day, readers
:)

A whatevs post

Selamat pagi!
Ah, saya tahu ini sudah agak terlambat untuk mengucapkan selamat pagi, tapi tidak terlambat untuk mengacup pagi, kan?
*jedotin kepala sendiri, gaul sama dia bikin kosakata saya menjadi berantakan*
*menghela napas panjang sepanjang jalur Pantura*

Baiklah, hari ini tanggal merah. Artinya, kita semua libur! Oyeee oyeee~
*belly dance*
Tapi tidak seperti hari Sabtu-Minggu, saya bangun pagi hari ini. Jam 7 pagi.
Mama-Papa saya sampe bingung, tumben si demplon bangun pagi, kata Papa. Saya cuman bisa nyengir. Saya bilang saya bangun pagi karena saya minum Milo dan makan Sozzis setiap hari!
*dan saya menyalahkan Unee untuk istilah "makan Sozzis setiap hari" itu*
Ternyata bangun pagi di hari libur itu tidak terlalu menyenangkan. Lapernya cepet, cyin! Jam 7 saya udah kelojotan kelaperan. Setengah jam tergeletak dengan nista, akhirnya datanglah sang pujaan hati yang telah saya tunggu-tunggu kehadirannya:
TUKANG BUBUR AYAM.
*penonton bersorak-sorai*
*saya menangis bahagia*
*tebar confetti*
Saya sambut abang tukang bubur dengan penuh sukacita. Agak keliatan takut sik dia sama saya, wajar, soalnya muka saya pasti terlihat barbar dengan eyeliner dan maskara yang luntur kemana-mana.
*sasak rambut, tambahin eyeliner sama maskara, kucek-kucek mata, TADAAAA! Tampilan kuntilanak siap menghantui Anda!*
Oke, fokus.
Oh iya, let me tell you something, ya, sodara-sodara.
MAKAN BUBUR AYAM SAMBIL NONTON KARTUN ITU UENAK BUANGET!!
*bold*
*italic*
*underline*
*highlight*
Jadi sambil makan bubur ayam, saya ganti-ganti channel tv, dari Spongebob Square Pants, Doraemon, sempet berpaling ke infotainment dikit, maklum, naluri emak-emak emang agak sulit dikendalikan *tertawa centil dengan mata mengedip sebelah* dan akhirnya, pilihan saya berlabuh di.... UPIN & IPIN!!
*betul, betul, betul?*

Episode yang saya tonton tadi, tentang lebaran. Upin & Ipin membantu Si Kakek membuat dodol untuk persiapan lebaran. Dari mulai persiapan sampai akhirnya mengaduk adonan dodol di dalam wajan raksasa. Dengan kerja keras bersama, Upin dan Ipin mengaduk adonan dodol itu hingga matang dan agak mengeras, dan tanpa mereka sadari, otot bisep mereka sudah sebesar Ade Rai karena mengaduk dodol, lalu, karena otot bisepnya lebih besar dari badan mereka, mereka tidak bisa berjalan, lalu tidak bisa berlebaran. Ujungnya, Upin dan Ipin dihentikan penayangannya karena mereka cacat seketika.
*dijorokin dari puncak Menara Petronas*
Tentu saja saya ngarang, sodara-sodara.
Akhirnya, Upin dan Ipin berlebaran dengan riang gembira karena mereka telah banyak membantu dan berbuat baik, seperti membantu Kakek membuat dodol sampai membantu Kak Ros membersihkan rumah.
Apakah dari sini saya bisa memetik nilai moral yang terkandung? Tentu saja bisa!
*mata mengedip sebelah*
Apa nilai moralnya, Ta?
Nilai moralnya adalah, bahwa anak kecil yang kepalanya botak aja bisa terlihat HEITZZZ hanya dengan membuat dodol, apalagi saya yang lebih tua, rambutnya lebih lebat, dan poninya rata? Pasti bisa terlihat lebih HEITZZZ!
.....
.....
.....
*hening*
.....
.....
.....
*masih hening*
.....
.....
.....
*tiba-tiba ada yang nanya, "Ini penulis blognya kemana?"*
*dan ada yang jawab sambil makan risol,"Penulis blognya dilipet, dimasukin kotak kayu, dipaketin ke Afrika, terserah mau diapain aja, orang-orang Indonesia udah males sama dia"*

Yak, dan dengan berakhirnya karir dan pencitraan diri saya, maka izinkanlah saya undur diri sejenak untuk bersemedi dan memperbaiki image saya dan mengumpulkan puing-puing aura saya yang biasanya bersatu dan bersinar memancar melebihi Aura Kasih.

Have a nice Tuesday, People! And yes, it's the first day of Moharram, 1432 Hijriah! I'm proud to be a Moslem :)

05 December 2010

Maroon 5's excitement: FINALLY!!

Sorry for the latest post.
I wrote that i got nothing on Maroon 5's concert here.
But then..
I GOT THE TICKET!!! WOOO HOOO!!!
*belly dance*
*aero dance*
*yoga*
*pilates*
*kayang*
*split*
*sikap lilin*

Ohmy ohmy saya sempet lemes setengah modar pas tau kalo online purchasing-nya ditutup dan bener-bener sold out, ternyata tiket itu masih rejeki saya :p

Well, cuma mau ngasih tau itu aja sih.
*mau nyombong dikit ceritanya*
Sekarang, sudah cukup dulu excited-nya.
Time to do the assignment. Back to reality.
Walaupun setelah ini debit di bank account saya akan terkuras habis,
*emang dasarnya saya gak pernah bisa nabung, jadi di ATM ngepas mulu angkanya*
but the most important point is,

I LOVE YOU, ADAM LEVINE! SEE YOU ON APRIL THE 27TH!! 

Maroon 5's excitement: Got Nothing.

I didn't get any access into Maroon 5's ticket purchasing.
*sigh*
Yes, this will be an uninteresting blogpost, so if you're gonna leave me, i recommend you to do it now before you read this entire post.
....
Done?
Ah, not yet. Kay.
....
Done again?
Okay. Here we go.

As you all know in my previous post of how i wanna watch Maroon 5 performance here badly, how i was feeling excited and put all of my attention to them, how my heartbeats turned faster when i was waiting for the ticket purchasing at 9.

Finally, the time turned to 9 o'clock.
I opened the website. Jakartaconcerts.com, to buy the ticket via bank transfer.
Failed.
I tried more.
Couldn't access the web.
Tried again.
Filled the form of some information,
I smiled.
Clicked 'next'.
COULDN'T ACCESS THE WEB.
.....
Ohwell.
And i've tried those things above for two hours.
And i still didn't get any access for it.
I tried again, refreshed the page.
THE PURCHASING SYSTEM HAS GONE.
Yes, ladies and gentlemen, it's closed already.
Dang.

Then..
I called my cousin.
Asked her to use her credit cards to purchase the ticket via Javamusikindo.com.
She allowed me. Told me all information of her personal information that required in the purchasing form.
I used it.
Filled everything that required.
Clicked 'next'.
FAILED.
Okay, tried again.
Filled again, load the page again.
SUCCESS.
Yeay, i said.
Then it came to last step of purchasing.
I confirmed the required information again, blah blah blah.
Clicked 'next'.
Hoping, in the name of God.
Then....
TRANSACTION DENIED.
....
I was so speechless.
I refreshed the page, tried to do the transaction again.
The page took some more time to load.
Then.
THE PURCHASING SYSTEM HAS CLOSED.
....
Yes, you're right.
There's no 'buy tickets' button below the Maroon 5's ticket, anymore.
Dang.
I couldn't say anything.
I was more speechless than before.

Now you all understand how i'm feeling sorry for myself because i didn't get myself to buy the ticket directly.
Now you all see how i regret this one.
You all had already known that this is something that i've been waiting for years.
Since i was in my Junior High School, second grade.
Then when it comes real, i didn't set myself into a maximum effort to get the ticket.
I should've got up from bed earlier then go to buy the ticket directly.
Like the others.
....
Ohwell.
Now you all read that i have a terrible Sunday.
The most terrible Sunday i've ever had.
That i don't get any access to something that i've been waiting since i was a teenager.
....
And now, the radio's playing "Nothing Lasts Forever" by Maroon 5.
*sigh*
I'm off to kill myself, people.
Nah, i'm kidding.
But i'm off now, really off.
Enjoy the rest of your Sunday, people.
I smile here. Trust me.

Maroon 5's excitement!

Selamat pagi.
Ini hari minggu, dan saya sudah bangun jam segini!! Sungguh keajaiban!
*potong tumpeng, selametan, dangdutan tujuh hari tujuh malam*
Jadi, apa yang membuat saya sudah terbangun hari gini sedangkan alarm saya tertera angka 8.20 am?
Jawabannya adalah..
Jeng jeng..
*drum roll*
*shrimp roll*
*hair roll*
...
Oke, udah ngaconya. Saya belom sarapan.
Dan, jawabannya adalah.....
MAROON 5'S CONCERT TICKET.
Jedarrrrr!
Gongnya meledak.

Padahal kata Adrie Subono tiket mulai dijual jam 9 pagi, tapi dari hari gini saya udah standby di depan si bleki, siap-siap nanti jam 9 buka website jakartaconcerts.com, then purchase the ticket!
And i hardly can't wait! Ooh i'm a total excited!
:D

Sekarang, satu jam beberapa menit menuju pukul 9 pagi. Saya nampaknya akan mantengin timeline twitter di minggu pagi ini. Maklum, jarang-jarang hari minggu gini bangun pagi.. :p
Tunggu.
Saya punya ide brilian.
APA SAYA MANDI AJA YA??????
SAYA GAK PERNAH MANDI DIBAWAH JAM 9 TIAP HARI MINGGU!!
UWOOOOOOOOOOOWWW!!!
AH, YAUDAH KALAU BEGITU.
SAYA MAU MANDI AJA.
ATAU SARAPAN, BUBUR AYAM KAYAKNYA SEDEP NIH.
DOUBLE UWOOOOOOOWWWWW~

OKE BAIKLAH, I'M SIGNING OUT.
ENJOY YOUR SUNDAY MORNING, PEOPLE! ADAM LEVINE, PLEASE WAIT FOR MY EMBRACE AT 9 AM!! WOOOO HOOOO!!!
......
SEBENTAR.
OKE.
BAIKLAH.
SAYA MAU NANYA SATU HAL SEBELUM PAMIT.
INI GIMANA CARA MATIIN CAPSLOCK, SODARA-SODARA YANG BERBUDI PEKERTI LUHUR?????

03 December 2010

Miserable. Not anymore

pic was taken from here


It's December, on the 3rd day.
After few days ago, at the end of November, at my last blogpost at 23rd November 2010, to be exact, which saying that i'm a mess.
Yes, i was.

I was in a deep misery, couldn't hold my tears even for a minute. I mourned all day, my both cheeks were wet by tears. I was disgusting at that time, exactly.
But not at the night.
My monochrome brother called.
We talked bout that.
Step by step. Each detail was deliberated and explained.
I told him the story, he explained me why.
He said i did the right thing.
We talked. We grinned. We laughed out loud, at 3 AM.
The misery had gone.
The tears wept away.
I embraced happiness, and relieved.
Thank God, thank him.
The next day, i talked with my colorful sister.
We talked bout this also. She smiled. Eventho i didn't see her bright-little-eyes, i could feel it.
That she's there, with her cup of tea, a jar of chocolate cookies, put her everything next to me.
She didn't say many things, she just sat there, listened to me, no, she read me. Every of the words i typed.
And i felt warmth surrounding me.
Thank God, thank her.
I'm lucky, totally.
:)


Well, i couldn't say anything else, but thank you, everyone, for everything.
Each step, each condition, each possibility, each opportunity, each hug, each kiss, each stare, and each-everything-that-makes-me-learn.
Learn that i have a beautiful life with beautiful people and their beautiful love surrounding me.
I love you all.
I mean it.

Have a great Friday night, people.
You, please have a good life, we'll have our own good life, won't we? :)

23 November 2010

03 November 2010

Moni dan cookies.

"Aih, ada kuweh nih..."
*celingak celinguk*
"Mbak Nita gak ada kan yah.."


"TA-DAAAA!! KUBUKA INI TOPELESNYA!! Muahahahahaha"


*Sniff.. Sniff*
"Enak wanginya.. Yang bikin pasti cantik nih.."
*Catatan redaksi: Moni memang terkenal genit dan tukang gombal, para pembaca. Entah dia dapat sifat ini darimana. Dicurigai dari pemilik sebelumnya*


"Aku mauuuuuuuuuuu!"


"Ambil satu deh. Nngghh... Mmmhh.. Agak sulit, ya manjat topeles doang.."


"Nggh, nnnggggghhh, *hosh hosh* NGGGGGGGGHHHH!!"
*Komentar redaksi: Mon, Mon. Manjat apa ngeden?*


*Tiba-tiba...*
"MONIH!! NGAPAIN NGUBEK-NGUBEK COOKIES GUE HAHH???!!*
*Moni kaget*
"Ngggg, nganu, Mbak Nita. Nggg..."
"KAGA ADA NGANU NGANU! SINI LUH!!"
*Moni dibekep*

"Udah gue sayang-sayang ini cookies, malah mau maen lo comot aja. NEHI LAH YAUW!!"
*Moni gelagapan*
"Ampun, Mbaaaak. Ampuuuun. Abisan wanginya enak, Mbaaak! Ampyuuuuuun!"
"ENGGAK ADA AMPUN-AMPUN!! DASAR CELAMITAN!!"


*tuiiiiiiiing..... Moni terlempar ke udara sekitar jarak bumi-matahari, sampai pada akhirnya... GEDEBUG!*
*Moni jatuh terjerembab dengan nistanya*
"Ha! Sukurin luh Mon. Makanya, jangan sekali-kali comot-comot cookies gue. HARAM HUKUMNYA!!"
*Moni benjol tepat di jidat. Bentuknya lope-lope. Sungguh labil*
"Ya abisnya itu keliatanya enak, Mbak.. Aku kepingin......."
*iler Moni membanjiri lantai*


"No-way! Cookies ini punya gue, ntar aja Mon, jatahmu kroto!! Muahahahahaha"
"Yaelah Mbaaaaak. Pelit amaaaaat"
*Moni nangis sesenggukan diantara banjir ilernya*

SEKIAN

28 October 2010

Maafin gue, Mik..

Sekali lagi, saya harus kehilangan.
Salah satu sahabat terbaik saya, yang tawanya selebar pipinya.
Yang badannya sebesar kebaikannya.
Yang sinar matanya seterang ketulusannya..
Jatmiko Arief.

Sulit bagi saya untuk menerima hal ini. Sungguh.
Saya dan dia, dan satu lagi sahabat kami, Arthur namanya.
Kami bertiga, tidak mengharapkan apa-apa dari hubungan seerat persaudaraan ini.
Kami hanya mengandalkan ketulusan sebagai landasannya. Itu saja.
Bahwa ketika ngobrol bertiga di ruang tamu membawa tawa yang membahana.
Bahwa ketika makan di restoran pizza dengan voucher gratisan merupakan hal yang langka bagi kami.
Bahwa ketika Miko, begitu panggilannya, selalu membawa selembar handuk kecil kemana-mana, untuk menyeka keringatnya adalah satu hal yang selalu saya ingat dari dia..
Bahwa ketika suaranya yang berat serta serak menyeruak di gendang telinga menjadi faktor utama kami merindukannya..
Bahwa ketika tiga tahun lalu mamanya datang menemui kami berdua memberitahu bahwa Miko sering bolos sekolah menjadi momen paling emosional untuk saya dan Arthur. Habis-habisan kami omeli dia, tapi dia hanya membalas dengan cengiran ngehek andalannya..
Bahwa ketika belum tepat seminggu yang lalu saya menerima pesan singkat dari mamanya, memberitahu bahwa Miko terbaring koma di ruang ICU membuat tangan saya bergetar. Kaget luar biasa.
Bahwa ketika saya memeluk mamanya di ruang tunggu rumah sakit lebih membuat saya terluka, terluka akan kebodohan saya yang tenggelam dalam kesibukan saya sendiri, tidak menyempatkan waktu sedikitpun untuk menjaga komunikasi dengannya.

Saya menyesal. Sungguh.
Hal yang terakhir saya lakukan dengan Miko, hanya sekedar chat di facebook, saling menanyakan sedikit hal dengan kejaran waktu yang mencekik saya.
Bahwa terakhir kalinya saya datang mengunjunginya pun, saya tidak melihat tubuhnya sedikitpun. Saya hanya merasakan, Miko yang sedang terbaring di ICU, sedang berjuang di antara kehidupan dan kepergian.
Saya berharap, sangat berharap. Bahwa pada waktu itu Miko akan pulih dan kembali tertawa bersama kami.
Bahu mamanya yang bergetar ketika saya peluk, isakan yang terdengar pilu ketika beliau menceritakan keadaan Miko akhir-akhir ini..
Ternyata Miko memilih untuk pergi.
Pembuluh darah yang pecah di kepalanya, menjadi faktor utama kepergiannya.

Sekarang hanya tinggal saya, Arthur, dan Tante Dea, mamanya..
Entah apa yang akan kami lakukan, tapi yang pasti, kami akan berjuang..
Dengan semangat hidup Miko, dengan ketulusan hatinya, tawa renyahnya, sifat jenakanya..

Dan sekarang, untuklo ini, Mik.
Gue sama Arthur bangga punya sahabat terbaik kayak lo.
Dan kayak janji kita bertiga, lo akan liat si monyet yang satu itu jadi eksmud kayak yang selalu dia sebut dari SMP, dan gue? Gue belom tau, tapi yang pasti, kita bertiga, walaupun di tempat yang berbeda, akan bahagia.
Gue janji.


This is us: Arthur, Miko, saya.
This is the most precious friendship at the precious time.
So long, Miko. We'll always love you, and pray for you.

Maafin gue karena gak selalu ada buatlo, Miko.. Maafin gue..

COOKIES! :D :D :p :)

So i found this when i got home:


A PACKAGE! There's my name and my address written on it.
I pretty wonder who sent this, because i didn't bought anything in any online shop.
So, i opened it, and...

COOKIES!!!
*belly dance*

You wanna know who's the lovely sender of this lovely chewy cookies?
My Colourful Sister.
She is!
:D
Ohmy how i feel so glad when i got this package, how i really love the taste of every bite of the cookies, how i feel grateful to have a lovely sister like her, how i love her so much, how i know you all jealous of me because i'm having a number one mood booster like her!
:D
Wonder who she is? The truly colourful sister? Her name? What does she look like? Her fave color? 
Secret.
:p
And yes, dear you, the cookies sender. I know you read this.
I just want you to know that,
I love you, so much. To the max. Thank you for making me feeling so grateful. Thank you for everything nice you do to me. Thank you for this cookies(indeed), and i know, that someday, we'll be happy, no one will hurt us or makes us feel really bad, ANYMORE.
And i promise you, that i'll never let anyone make you cry like that night. No one will do.
Love, 
Anita
:)

27 October 2010

27

27 Oktober.
Biasanya hari gini saya udah sibuk sana-sini. Bahkan jauh dari hari H, saya sudah heboh sendiri mempersiapkan dan memikirkan apa yang akan membuatmu merasa spesial di tanggal ini.
Biasanya saya muncul di depanmu, membawa benda-benda 'meaningless' yang dibungkus rapi oleh mbak-mbak tokonya(kamu tahu saya orangnya gak rapi), tapi tetap membawamu ke senyum yang lebar. Nyengir.
Biasanya kita melewati hari ini dengan senang. Makan malam sederhana yang dilanjutkan oleh waktu santai berdua. Ngobrol ngalor ngidul menunggu hari ini selesai.
Tahun pertamamu, ulangtahunmu yang ke 21, asbak spiderman yang oleng itu.
Tahun kedua, ulangtahunmu yang ke 22, bantal Marvin yang sekarang selalu menemani saya tidur setiap malam.
Tahun ketiga, ulangtahunmu yang ke 23, tidak ada apa-apa karena saya kecopetan. Kamu dengan senyummu bilang,"Nggak apa-apa, yang penting kan maknanya.."
21 hari sebelum ulangtahunmu yang ke 24, kamu pergi..
Kamu tahu, rasanya pahit. Pedih. Saya sempat berpikir kamu curang. Kamu ada ketika ulangtahun saya yang ke 17, tapi kamu pergi ketika saya ingin hadir di sampingmu dengan segala doa dan kasih sayang pada ulangtahunmu yang ke 24 itu..

Sekarang, tiga tahun sudah.
Setelah kepergianmu.
Setelah segala bentuk rasa sakit yang membelenggumu itu.
Setelah sesak napas yang membuatmu bahkan sulit berbicara dengan saya.

Hari ini, saya, dimana biasanya muncul dengan segala kehebohan dan rasa senang untuk menyambut usia barumu, bersimpuh, lalu berdoa. Untukmu, di sana.

Happy (supposed to be) 27th birthday, Scorpioku..

25 October 2010

Sekian

Apa yang dilakukan orang kurang kerjaan hari gini?
Edit foto, ganti avatar seragam untuk blog, twitter dan facebook profile.
Siapakah yang segitu kurang kerjaannya hari gini?
*tunjuk diri sendiri*
Saya, Mbah Jambrong..
*elus-elus jenggot*

Seperti yang bisa kalian lihat di bagian kanan atas, saya ganti avatar Blog! Uhwoooow.
Kira-kira begini lebih jelasnya:



Gimana? Bagus, ya? Brilian ya saya, ya?
*mendengus bangga*
Filosofi avatar ini?
....
*mikir*
....
*gunting kuku*
Hmmmm, filosofinya, ya?
....
GAK ADA.
....
*penonton bubar*

Eh, eh, pada mau kemana? Ntar duluuuuuuu. Iya nih iya ada satu alsannyaaaa.
Alasan saya pakai avatar ini adalah.. Karena untuk pertama kalinya, saya pakai eye-liner dengan sempurna. LURUS TANPA MENCONG KANAN KIRI. Ha!!
Dan juga, saya suka warna eye shadow saya. Juga... Uhuk, baru beli maskara...
*tersipu malu*
*Penonton bertanya: "Lalu, apalagi alasanmu? Yang lebih dapat diterima masyarakat, gitu?"*
Apa, ya?
...
*mikir lagi*
*hening*
*3 hari kemudian*
GAK ADA, SODARA-SODARA!! SEJAUH INI KARENA EYELINER SAJA ALASAN SAYA!! Wahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha.
*dikirim ke Himalaya*
*buka salon*
*khusus make-up mata*
Have a goodnight(again), people! xD
*ngeringin mata pake hairdryer*

So long, Putri Ayu..

12.01 AM.
Baru saja selesai acara Indonesia Mencari Bakat. Perhelatan paling heboh dalam beberapa bulan terakhir.
Dan seperti yang sudah kalian tahu, Klantink yang memenangkan kompetisi ini. Melawan Putri Ayu, sang remaja tanggung bersuara seriooooousa itu.
WOO HOO!!
Kenapa eh kenapa saya segitu berisiknya seneng pas Klantink menang? Karena eh karena, judi itu haram..
*Dicium Wawan*
Ah, ya.. Terima kasih Wawan. Saya akan fokus sekarang.
Sebenarnya, saya bukan pendukung habis-habisan Klantink. Well, saya sebenarnya mendukung siapa saja yang berbakat kecuali... Putri Ayu.
Well to be honest, i don't like her.
Panggil saya judgemental. Sebut saya sirik karena suara saya belum tentu bisa jadi semelengking dia. Tapi menurut saya, she's not THAT special. Semua orang terlihat seperti mengagung-agungkan remaja yang namanya bukan Agung ini.
*disambit ukulele*
Baiklah, saya gak mau banyak komentar. Mari kita lihat reaksi orang-orang di timeline twitter saya malam ini mengenai kemenangan Klantink:
Dimulai dari nol, ya, Pak..
Baiklah, itu slogan SPBU.
Dimulai dari tweet saya:

Silakan tambahkan caption di hati masing-masing. #eaaa


Lanjut ke teman-teman saya:

This is Unee Adisti, dia mengerti sekali perasaan saya. It's like a revenge. There was Hudson, for example. Gak banyak orang yang rela bikin mukanya cemong sebelah terus nyanyi dengan dua karakter yang berbeda dan menggantinya dalam hitungan detik.


Oke, lanjut!
This is Sonia Eryka, yang sempat ikut merayakan kekalahan Putri Ayu disela-sela kesibukannya.... beresin kamar.
*hening*


Lanjut lagi.
This is Drivo Jansen. Bakat menggombalnya sudah ikut mengalir di dalam darah, mungkin..
VIVA LA @ANJINGGOMBAL!!
*sekalian promosi*


Lalu..
Reporter TVOne yang satu ini memang bijak. Mama bangga padamu, nak..
*tepuk-tepuk bahu adit*
*kunyah sirih*


Terus..
This is Alex, my fave scriptwriter. Oh how i love you so, Lexy. YOU'RE THE MAN!! Wahahahaha.
*toast sekoteng*


Lalu lalu lalu..
Ini bukan #tweetsalahbaca, tapi #tweetsalahsangka, Dik Agatha.. 
*geleng-geleng kepala*


Then..


Edisi matematika versi Dwika Putra. Dia rumahnya di Glodok and he's proud of it. Makanya matematikanya jago..
*gak nyambung*
*telpon pihak Telkom*
*minta disambungin*
*hening*


Lanjout!
JUARANYA!! Oh how i love you so much, Chicko. Aku akan mendukungmu, no matter what.
*hayah*


***

Yak, begitulah euphoria huru hara gegap gempita Indonesia Mencari Bakat season ini. Lain dengan Cinta Fitri yang sampai season 6 tapi batuknya Shireen Sungkar gak sembuh-sembuh sampai suaranya serak gitu, Indonesia Mencari Bakat tidak perlu berlama-lama untuk berujung pada happy ending. Congratulation once again, Klantink. And for Putri Ayu, you go, girl. GO HOME. Muahahahahahahaha.
*dijambak fans Putri Ayu seluruh endonesa raya*
*untung pake wig, jadi gak masalah*
*dadah-dadah dari atas kapal pesiar, rambut melambai-lambai terkena angin*
Once more,
VIVA LA KLANTINK!!!

Good night! :D

19 October 2010

Episode 14

Well hello.
It's me again writing and mumbling at the past of 3 AM.
Just done watching Gossip Girl the 3rd season, episode 14.
Am not gonna do any review about it because i don't like to ruin any part for those who haven't watched it.
Wise enough, aren't i? :p
But if you don't mind with me speaking of my own opinion of these episodes i watch(there are still 8 episodes left, 4 DVDs), this season is great. I love Chuck Bass even more than Nate Archibald. He grows up more than the last season in which made him very emotional by his father's death.
Blair and Serena are still like usual, on-off, but they're getting much wiser.
Jenny is still being a teenager. She'll grow, i love her style when it comes to a little touch of her gothic style which turns her into a fierce look on her style.
Dan and Vanessa. Hmmmm, i really don't like them at this season. They're just getting into some complicated things. So do with Rufus and Lily.
Eric, Serena's brother. Oh i love this series when he has more parts in this season.
Hmmmm, who else? Who else?
Nothing else? What? You want me to shut my fingers out?
Okay, i'll continue to the 15th episode then.
Have a deep sleep, dreamers!

Yes, here's my (current) fave dialog between S and B. On episode 13. Sorry for giving you some spoiler, people. Just can't resist this one :D

15 October 2010

500 MB Grown Ups

Jadi, saya belom bisa tidur(lagi).... Dari kemarin.
Uh-oh, welcome back old habit by the way..
*tenggak obat tidur sama pabrik-pabriknya*
Rencananya, saya mau tidur cepat hari ini. Karena siang ini ada ujian
Eh, jadwalnya siang atau pagi, ya?
TUHKAN SAYA AJA GAK TAU SEHARUSNYA UJIAN KAPAN!! D'oh. Jangan sampe emak saya baca postingan ini, bisa disetop langsung bayaran kuliah saya..
*berdoa*
Oke, lanjut.

Jadi, jika ada yang bertanya-tanya apakah yang saya lakukan di pukul setengah empat pagi ini?
Saya baru saja membuang 4 jam untuk 500 MB game untuk dimainin di si Bleki ganteng ini.
Sambil nunggu download-an kelar, emang sih saya nonton Grown Ups. Such a great movie for family-watching. Oh well hello, Adam Sandler! As usual, your dark hazel eyes kill me.. :p
Tuhkan gak fokus.
Baiklah.
Pas banget filmnya selesai saya tonton, pas banget game-nya selesai di download.
Lalu dengan cengar cengir gembira bahagia, saya klik sana-sini sesuai prosedur.
Ceritanya mau nginstall game.
Klik 'next'.
Klik 'next'.
Klik 'next'.
'OS not supported'
Bengong.
Klik 'OK'.
Coba lagi.
Klik 'next'.
Klik 'next'.
Klik 'next'.
'OS not supported'.
Bengong lagi.
Update di twitter:
Lalu, berkata dalam hati:
DEMI APA UDAH 4 JAM GUE NUNGGUIN PAKE NGILER NGEBAYANGIN MAIN GAME BARU TAPI PAS DIINSTALL MALAH GAK BISA???!!
Sumpah, ini anti klimaks. Rasanya kayak mau bikin kue keju tapi pas semua bahan-bahannya udah beres dan tinggal aduk, kejunya abis. Warungnya tutup.
Krik.
Krik, sekali lagi.
Krik, sekali lagi deh biar ada tiga kayak anggota AB Three.
Krik, sekali lagi aja lah ya biar ada empat kayak F4.
*dirubung jangkrik*

Intinya, saya kesel setengah modar gara-gara 500 MB terbuang sia-sia harddisk saya.
*delete file, empty recycle bin*
Tapi ada juga yang membuat saya cengar-cengir sendiri malam ini:
ADAM SANDLER'S DARK HAZEL EYES!! UWOOOOOOOOWW!!
Well hello there, Mr. Sandler! xD
*ngiler sampe jadi kolam*

13 October 2010


Ya sudah, mari sekarang kita dadah-dadah saja.
Semuanya terserah Dia. Mau bikin saya terlelap saya gembira, mau bikin saya tetap terjaga juga, apalah daya.
*contoh umat yang pasrah kepada Tuhannya*
Sudah pukul 3 dinihari dan jangankan memejamkan mata, mengucapkan "goodnight" kepada Bleki si laptop ganteng inipun rasanya sulit sekali...
Ohwell. Hello, old habits. Jangan galak-galak sama saya, ada ujian jam 9.30 inih..
*memanggil Gatot Kaca, merayu beliau untuk  menggunakan otot kawatnya untuk menarik kelopak mata saya supaya terpejam*

Randomness: Proof

Dimulai dari..










Lalu, makin malam makin melengsong sana-sini, jadilah begini..































Dan, saya masih bimbang sampai tulisan ini dipublish mau makan nastar pakai nasi atau meneruskan kegemaran saya makan mushroom: roti yang sudah berjamur dioles mentega. Taruhannya nyawa. Hidup ini sungguh dilematik, kawan-kawan pembaca..
*kunyah toples nastar*